Pelatih Chelsea,
Roberto Di Matteo, takut gelandang serang Eden Hazard dianggap sebagai
pemain tukang diving di Premier League. Di Matteo minta Hazard tidak
mudah jatuh.
Wasit Anthony Taylor tidak memberi Hazard hadiah tendangan penalti setelah dua kali dilanggar di kotak penalti saat Chelsea mengalahkan Norwich City 4-1 di Stamford Bridge, Sabtu 6 Oktober 2012. Hazard dinilai Taylor terlalu mudah jatuh.
Kondisi
ini berbeda di awal musim. Ketika itu Hazard sukses mendapatkan tiga
kali hadiah tendangan penalti pada satu bulan pertamanya tampil di
Premier League. Sejak saat itu, pemain timnas Belgia itu gagal
mendapatkan penalti.
Di Matteo tidak menyalahkan Hazard yang
sering jatuh di kotak penalti. Namun, pelatih asal Italia itu tidak
ingin Hazard dianggap sebagai pemain tukang diving.
"Tiga penalti
pertama yang Hazard dapat di beberapa pertandingan pertama jelas
pelanggaran. Tapi, ada beberapa lainnya yang dia tidak dapatkan, jadi
saya tidak ingin wasit berprasangka buruk kepadanya," ujar Di Matteo
seperti dilansir Sky Sports.
Di Matteo kemudian berharap
Hazard tidak mudah terjatuh di kotak penalti. "Jika pelanggaran, maka
itu pelanggaran. Terkadang wasit benar, kadang mereka salah," paparnya.
"Saya
tidak menuduh pemain saya terlalu mudah jatuh. Ini kultur yang berbeda.
Di Inggris, Anda harus berusaha tetap berdiri," tegasnya.
Sarangnya para penggila bola yang sangat mencintai sepakbola dan tentunya, tidak gila.
Senin, 08 Oktober 2012
Cedera Tak Serius, Ronaldo Bisa Bela Portugal
Ronaldo mengalami cedera bahu kiri saat laga melawan Barcelona di Camp Nou, Minggu 7 Oktober 2012 waktu setempat (Senin dini hari WIB). Pada laga yang berakhir 2-2 itu, Ronaldo salah posisi jatuh saat berusaha melakukan tendangan voli.
Meski mengalami cedera, Ronaldo tetap menyelesaikan pertandingan dan mencetak dua gol. Striker 29 tahun itu kemudian menjalani pemeriksaan di rumahnya di Madrid, Senin 8 Oktober 2012 pagi waktu setempat.
Manajemen Madrid melalui situs resmi klub memastikan cedera bahu Ronaldo tidak serius dan mantan pemain Manchester United itu bisa membela Portugal.
"Cristiano Ronaldo hari ini akan bergabung dengan skuad Portugal. Striker Real Madrid, yang mengalami cedera bahu kiri saat melawan Barcelona, menjalani pemeriksaan di rumahnya oleh dokter Madrid, yang mengatakan cederanya tidak serius dan tidak memerlukan pemeriksaan di rumah sakit," demikian pernyataan resmi Madrid.
"Real Madrid telah memberitahu Federasi Sepakbola Portugal bahwa Cristiano Ronaldo akan bergabung dengan skuad timnas hari ini di Obidos. Setibanya di sana, dia akan tetap dalam pantauan klub dan tidak memiliki masalah untuk bermain melawan Rusia di Moskow pada hari Jumat."
Setelah menghadapi Rusia di Moskow, 12 Oktober 2012, timnas Portugal akan menghadapi Irlandia Utara di Kualifikasi Piala Dunia 2014 di Oporto pada 16 Oktober 2012
Rabu, 03 Oktober 2012
Ronaldo Bawa Pulang Bola karena Sukses Hattrick
Kemenangan besar Real Madrid atas Ajax menjadi modal penting pasukan Los Blancos menghadapi seteru utama mereka di ranah Spanyol, Barcelona, akhir pekan nanti. Hal itu diakui oleh penyerang Madrid yang tengah tajam-tajamnya, Cristiano Ronaldo.
Dengan tiga gol yang ia cetak di Amsterdam ArenA, CR7 berarti sudah mencetak sepuluh gol dalam enam laga terakhir dengan torehan dua hattrick beruntun dalam dua laga terakhir.
Senyum kembali mengembang di wajah pria Portugal itu. Bola pertandingan kontra Ajax pun dibawa pulang.
"Saya sangat senang karena kami menang dan bermain bagus. Untuk saya, bisa mencetak tiga gol amat vital," ujar Ronaldo pada Canal+.
"Kami bermain di pertandingan yang sangat penting untuk menambah rasa percaya diri jelang laga berikut (melawan Barcelona)," lanjutnya.
"Cukup penting untuk membawa pulang bola ini tapi yang terpenting adalah kemenangan tim karena tanpa mereka saya tidak bisa mencetak gol-gol tersebut," ujar pemain 27 tahun itu.
Ditanya soal el Clasico, Madrid bisa saja jadi tertinggal 11 poin dari Barcelona jika mereka kalah pada akhir pekan nanti. Meski dihantui kemungkinan buruk itu, Cristiano menyatakan timnya sangat yakin bisa meraih hasil positif.
"Saya yakin kami bisa meraih hasil bagus di tempat yang sulit seperti Camp Nou. Mereka memiliki tim yang bagus. Kualitas kedua tim tidak akan berbeda jauh
Performa Madrid Buat Mourinho Tersenyum Lagi
Real Madrid.
Los Blancos tampil trenginas saat menggasak Ajax Amsterdam 4-1, yang
diwarnai hat-trick Cristiano Ronaldo dan gol cantik Karim Benzema.
Penampilan Madrid awal musim ini tidak terlalu bagus. The Only One pun beberapa kali melemparkan kritik pedas pada penampilan anak asuhnya yang menunjukan performa menurun sejak awal musim bergulir.
Namun, performa menawan Los Blancos mulai muncul setelah merebut tiga kemenangan beruntun di seluruh laga. Ajax menjadi korban keempat sangarnya penyerangan Madrid, yang mencetak 14 gol dalam empat laga terakhir.
"Saya menyukai penampilan tim saya selama 75 menit. Pada 45 menit pertama dan sampai gol Ajax (menit ke-56) kami mengontrol penuh laga, melawan tim Ajax yang bermain sedikit berbeda dari biasanya, mereka lebih defensif," ujar Mourinho usai laga, seperti dilansir Marca.
""Kami kehilangan kontrol setelah Ajax mencetak gol, dan jadi sedikit berbahaya. Lalu kami mencetak gol ketiga kami, Ajax sadar pertandingan sudah usai dan kami kembali mengambil kontrol laga," nilai pelatih kontroversial itu.
Kemenangan besar atas Ajax ini menjadi modal penting bagi sang juara Spanyol. Pasalnya, Madrid akan menghadapi el Clasico melawan Barcelona akhir pekan ini. Kemenangan atas Barca sangat dibutuhkan untuk menggerus jarak 8 poin antara kedua di di papan klasemen La Liga.
Penampilan Madrid awal musim ini tidak terlalu bagus. The Only One pun beberapa kali melemparkan kritik pedas pada penampilan anak asuhnya yang menunjukan performa menurun sejak awal musim bergulir.
Namun, performa menawan Los Blancos mulai muncul setelah merebut tiga kemenangan beruntun di seluruh laga. Ajax menjadi korban keempat sangarnya penyerangan Madrid, yang mencetak 14 gol dalam empat laga terakhir.
"Saya menyukai penampilan tim saya selama 75 menit. Pada 45 menit pertama dan sampai gol Ajax (menit ke-56) kami mengontrol penuh laga, melawan tim Ajax yang bermain sedikit berbeda dari biasanya, mereka lebih defensif," ujar Mourinho usai laga, seperti dilansir Marca.
""Kami kehilangan kontrol setelah Ajax mencetak gol, dan jadi sedikit berbahaya. Lalu kami mencetak gol ketiga kami, Ajax sadar pertandingan sudah usai dan kami kembali mengambil kontrol laga," nilai pelatih kontroversial itu.
Kemenangan besar atas Ajax ini menjadi modal penting bagi sang juara Spanyol. Pasalnya, Madrid akan menghadapi el Clasico melawan Barcelona akhir pekan ini. Kemenangan atas Barca sangat dibutuhkan untuk menggerus jarak 8 poin antara kedua di di papan klasemen La Liga.
Langganan:
Postingan (Atom)


